5 Kebutuhan Dasar Tanaman Hidroponik

May 31, 2017
kembali lagi bersama saya di blog bangasr blog yang membahas seputar tanaman Hidroponik baik dari segi penanaman maupun pemberian nutrisi, pada postingan kali ini kita akan membahas mengenai kebutuhan - kebutuhan dasar apa saja yang dibutuhkan oleh tanaman agar dapat tumbuh dengan baik dan memiliki kualitas tinggi.

Baca juga : Pengertian Dan Penjelasan Serta Jenis Metode Tanaman Hidroponik.

Tidak bisa dipungkiri menanam tanaman dengan menggunakan teknik Hidroponik belakangan ini sangat populer terutama di negara kita Indonesia ini. ada yang menanam atas dasar hobi saja dengan maksud untuk mengisi waktu - waktu senggang dan ada pula yang menamnya untuk tujuan lain, tujuan lain yang dimaksud yaitu kepentingan Komersil atau dipasarkan, sehingga selain menjadi hobi dapat juga menjadi sumber penghasilan yang cukup memuaskan. Apapun itu tergantung dari keinginan kita, toh pada dasarnya budidaya tanaman Hidroponik ini sama saja dengan budidaya tanaman dengan media tanah dilihat dari syarat hidup dan tumbuhnya tanaman tersebut.
5 Kebutuhan Dasar Tanaman Hidroponik
Kebutuhan dasar tanaman Hidroponik
Sebenarya ada beberapa hal yang bersifat umum dan mendasar sebelum bercocok tanam dengan metode Hidroponik ini, baik itu diterapkan di pekarangan rumah atau pot/polybag maupun di lahan khusus yang telah disediakan. Harapannya setelah kita mengetahui kebutuhan dasar apa saja yang dapat mempengaruhi tanaman Hidroponik entah itu tanaman yang layu, tidak mau tumbuh atau bahkan mati dan lebih parahnya lagi jika anda memproduksi tanaman Hidroponik ini dalam skala besar takutnya tidak dapat menutupi target penghasilan produksi yang ditargetkan. Akan tetapi itu dapat di antisipasi dengan mengetahui dan mengaplikasikan 5 kebutuhan dasar tanaman hidroponik.

Baiklah, secara umum ada 5 kebutuhan dasar yang harus terpenuhi jika ingin bercocok tanam dengan menggunakan Hidroponik, diantaranya :
  1. Air
  2. Cahaya 
  3. Oksigen
  4. Suhu yang Tepat
  5. dan Nutrisi Mineral
untuk penjelasan lebih lanjut mengenai ke 5 kebutuhan dasar tanaman Hidroponik dapat ditemui dibawah.

5 Kebutuhan Dasar Tanaman Hidroponik


      1. Air

Penggunaan air sangatlah berpengaruh pada budidaya tanaman Hidroponik pasalnya jika pemberian air tidak dilakukan secara tepat dapat mengakibatkan tumbuhan ataupun buah - buahan yang ditanam tidak tumbuh atau berkembang. Air dengan Alkanitas tinggi atau memiliki kadar garam berlebih dapat mengakibatkan terganggunya nutrisi yang diperoleh tanaman sehingga tidak dapat tumbuh atau lebih parahnya mati.

penggunaan air yang dianjurkan ialah air yang kadar garamnya tidak lebih dari  0,5 juta atau 320 ppm (bagian per juta), dikarenakan air yang memiliki kadar garam tinggi dapat menyebabkan ke tidak seimbangan nutsiri yang diperoleh tanaman Hidroponik. Apabila di daerah sekitar anda kualitas airnya buruk, bisa diatasi dengan memfilterasi atau pun mengaerasi air tersebut supaya kadar garamnya berkurang,

Apabila media tanam tidak diberi air yang memiliki  kualitasnya  baik dapat mengakibatkan media tanam tersebut kehilangan kelembapannya, sehingga bisa mengakibatkan akar tanaman Hidroponik kita mengering dan lama kelamaan mati. Meskipun misalnya media tanam sudah tergenangi air akan tetapi tetap butuh waktu lama agar tanaman tersebut dapat kembali seperi semula, dengan kata lain pertumbuhan tidak maksimal. Maka dari itu pemberian air yang baik dan secara teratur dan berskesinambungan adalah cara terbaik itu membuat tanaman Hidroponik kita tetap sehat. 

       2. Cahaya

Seperti yang kita semua ketahui bahwa semua yang hidup itu membutuhkan cahaya, tak terkecuali dengan tanaman, baik berupa buah-buahan, sayur - sayuran dan lain sebagainya yang membutuhkan sedikitnya 8 - 10 jam sinar matahari langsung setiap hari guna untuk tetap hidup dan memproduksi kualitas tanaman yang baik.

Tetapi ada juga tanaman yang tidak tahan dengan sinar matahari langsung, sehingga petumbuhan tanaman tersebut dapat terganggu, untuk mensiasati tanaman yang seperti ini baiknya diberi penghalang atau dilapisi dengan jaring maupun plastik bening.

Mengatur jarak antar tanaman juga cukup penting, pasalnya jika jarak antar tanaman tidak baik dapat mengakibatkan tanaman tersebut tidak mendapat cukup paparan sinar matahari, alangkah lebih baik jika jarak antar tanaman dibuat tidak terlalu rapat agar pertumbuhan jadi lebih maksimal.

Lantas bagaimana jika cuacanya tidak bersahabat atau selalu mendung? hal itu dapat disiati dengan meningkatkan ppm / EC larutan nutrisi Hidroponik.

      3. Oksigen 

Oksigen dalam bercocok tanam memiliki perananan penting yaitu untuk melaksanakan fungsi akar dalam menyerap zat hara dan air. Tanaman yang memanfaatkan air sebagai medianya akan cepat kekurangan oksigen, apalagi  suhu air meningkat hal itu akan langsung membuat kandungan oksigen yang terlarut dalam air cepat berkuras, sehingga akar tanaman jadi kering dan dapat mengakibatkan kematian. Tidak seperti tanaman yang ditanam dengan media tanah yang dapat dikatakan kebutuhan oksigennya sudah terpenuhi. Olehnya itu dibutuhkan campur tangan manusia guna untuk mengontrol kebutuhan oksigen tanaman. Yang paling sering dilakukan oleh manusia untuk mengontrol pasokan oksigen tanaman hidroponik adalah melalui gelombang udara dalam nutrisi. Akan tetapi untuk beberapa sistem Hidroponik seperti aeroponik, NTF System, dan sistem alir kontinu tidak diperlukan.

     4. Suhu Yang Tepat

Setiap tanaman memiliki suhu ideal untuk dapat tumbuh dengan maksimal, suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat mengakibatkan tanaman tersebut tidak berkembang. Pada dasarnya tanaman Hidroponik itu membutuhkan suhu sekitar 23 derajat sampai 26 derajat untuk dapat tumbuh maksimal. Untuk mengetahui suhu yang terdapat di sekitar anda bisa dengan membeli alat pengukur suhu yang sekarang harganya sudah lumayan murah.

    5. Nutrisi Mineral

Setiap tanaman pasti membutuhkan yang namanya mineral atau nutrisi yang dipasok melalui akar agar tetap hidup.

Pada dasarnya mineral sudah disediakan oleh tanah tempat kita menanam tetapi agar lebih efektif kita dapat menambahkan mineral jika dirasa tidak cukup, Seperti dengan menambahkan kompos, pupuk kandang, pupuk organik dan garam lainnya yang mengadung mineral dan tentunya pemberian mineral pada tanaman ini tidaklah boleh terlalu banyak atau sedikit.

Baca Juga : Pentingnya Unsur Hara atau Nutrisi Pada Tanaman Hidroponik.

Dalam metode hidroponik ada beberapa nutris mineral yang dibutuhkan, Nutrisi mineral yang dibutuhkan dalam jumlah besar contohnya Nitrogen, kalium, fosfor, magnesium, kalium dan solfor. sedangkan dalam jumlah kecil yaitu unsur Mikronutrien seperti besi, mangan dan klorin.

Demikian postingan kali ini mengenai 5 Kebutuhan Dasar Tanaman Hidroponik semoga bermanfaat sampai bertemu lagi di postingan selanjutnya.

Source image : pixabay.com

Pengertian dan Penjelasan Serta Jenis Metode Tanaman Hidroponik

May 31, 2017

A. Pengertian Hidroponik

Tanaman Hidroponik adalah tanaman yang ditanam bukan menggunakan media tanah melainkan dengan air, atau secara garis besarnya adalah cara membudidayakan tanaman dengan menggunakan air yang kemudian diperkaya dengan berbagai sumber nutrisi.
Pengertian dan Penjelasan Serta Jenis Metode tanaman Hidroponik
Gambar tanaman hidroponik

Hydro atau jika dibahasa indonesiakan adalah air. Air ini akan sangat erat kaitannya dengan bercocok tanam menggunakan  Hidroponik karena air adalah salah satu faktor yang berperan penting pada proses Hidroponik ini nantinya.

B. Penjelasan Hidroponik

Perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis tanaman yang tidak dapat ditanam menggunakan metode Hidroponik dan ada pula yang bisa. Contoh tanaman yang bisa yaitu tomat, melon, bayam dan lain sebagainya, dan untuk kedepannya kita akan membahas tanaman tersebut pada artikel selanjutnya.

Namun umumnya penanaman dengan menggunakan Teknik Hidroponik ini akan menghasilkan tanaman yang sehat dan tumbuh subur, dikarenakan  hidroponik ini tidak menggunakan pestisida atau herbisida yang akan merusak kesuburan tanaman.

Selain tanaman yang dihasilkan tidak kalah kualitasnya dengan tanaman yang ditanam dengan media tanah, Hidroponik ini juga ramah lingkungan, artinya kita tidak harus memiliki sepetak tanah atau lahan yang luas untuk mempraktekkannya melainkan cukup dengan ruangan kecil dirumah  yang dapat kita manfaatkan untuk hidroponik ini. Sebagian dari kita mungkin masih asing dengan Teknik Hidroponik ini namun ternyata sudah cukup banyak orang - orang yang mampu mempraktekkannya.

Hidroponik ini sangat cocok dibudidayakan oleh ibu-ibu rumahan atau yang senang berkebun tapi terkendala dengan lahan yang tidak memadai, pasalnya penggunaan Hidroponik ini sangat baik di Indonesia yang memilik iklam tropis, sehingga memungkinkan untuk mendapat tanaman berupa sayur maupun buah-buahan yang memiliki kualitas super.

Untuk memulai budidaya tanaman Hidroponik ini bisa dimulai dengan adanya ketertarikan kita pada hal tersebut atau juga bisa karna hobi, karena dengan hobi apa yang kita kerjakan akan terasa ringan dikarenakan kita menyukainya, sehingga tidak tertutup kemungkinan dengan mendalami budidaya tanaman hidroponik ini dapat menjadi peluang usaha yang memuaskan bagi diri kita.

Baca Juga : 5 Kebutuhan Dasar Tanaman Hidroponik.


C. Jenis Metode Penanaman tanaman Hidroponik

Setidaknya ada 3 metode yang dapat digunakan dalam Hidroponik ini diantaranya yaitu :

1. Hidroponik Kultur Agregat

Pengertian Teknik Hidroponik Kulter Agregat yaitu kita menanam tanaman menggunakan media padi, pasir, kerikil, sekam dan arang dan bahan-bahan lainnya yang tentunya sudah dikategorikan layak atau steril.

2. Hidroponik Kultur Air

Untuk teknik Hidroponik Kultur Air ini dapat dilakukan dengan meletakkan larutan hara mikro dan makro dibagian dasar wadah. dimana dimaksudkan agar sekiranya akar tanaman dapat menyentuh bagian dasar tersebut sehingga tanaman dapat memperoleh larutan nutrisi yang sehat dan baik yang berasal dari unsur hara dan makro tersebut.

3. Hidroponik Nutrient Film Technique

Teknik penanaman jenis ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan selokan sempit dan juga panjang, yang terbuat dari lempengan logam yang tipis dan anti karat, dengan maksud dan tujuan untuk dipakai dalam kurung waktu lama atau lebih dari sekali.

Setelah wadah sudah dapat kita penuhi, selanjutnya selokan akan diberi nutrisi khusus untuk airnya, sehingga dapat diserap tanaman yang ditanam supaya menjadi subur.

Lama kelamaan ketika tanaman yang ditanam sudah menunjukkan perkembangan akan muncul lapisan tipis atau istilah dalam hidroponiknya disebut film yang tumbuh disekitar area tanaman yang berfungsi sebagai makanan tanaman hidroponik tersebut. Dalam metode Hidroponik yang terakhir ini setidaknya terdapat 3 unsur yang harus diperhatikan, diantaranya :

  • Air
Air merupakan faktor yang sangat berpengaruh di budidaya tanaman hidroponik ini, kualitas air yang bersih dan steril tentunya akan menghasilkan tanaman yang berkualitas super.

  • Media Tanam
media tanam yang baik tentunya tidak telepas dari kelembapan dan adanya unsur hara yang terjaga demi kualitas tanaman, bukan hanya itu saja faktor penentu tanaman yang baik melainkan media tanam yang mempunyai drainase atau sistem pembuangan yang bagus dan terhindar dari zat berbahaya juga merupakan faktor penentu bagus tidaknya kualitas tanaman terebut.

  • Oksigen
Kadar oksigen tidak kalah penting juga dengan unsur air dan media tanam, untuk kadar oksigen sebaiknya dihindarkan dari kadar yang rendah karena jika oksigennya rendah dapat berdampak buruk atau layu dan kekurangan air sehingga kemungkinan bertahan hidup tanaman hidroponik sangat rendah.

  • Unsur Hara
Unsur inilah yang paling berperan penting dalam budidaya tanaman Hidroponik dikarenakan tanpa memberi nutrisi pada tanaman maka dapat mengakibatkannya cepat mati, alangkah lebih baik jika memberi nutrisi pada tanaman Hidroponik kita secara teratur dan berkesinambungan.

Baca juga : Pentingnya Unsur Hara atau Nutrisi Pada Tanaman Hidroponik.

Begitulah kira - kira pengertian, penjelasan serta jenis metode tanaman hidroponik ini yang dapat saya sampaikan, gimana anda tertarik? jika anda tertarik ikuti terus perkembangan blog ini, dan jika ada yang ingin disampaikan dapat melalui kolom komentar dibawah. Demikian.

Source image : pixabay.com