5 Kebutuhan Dasar Tanaman Hidroponik

kembali lagi bersama saya di blog bangasr blog yang membahas seputar tanaman Hidroponik baik dari segi penanaman maupun pemberian nutrisi, pada postingan kali ini kita akan membahas mengenai kebutuhan - kebutuhan dasar apa saja yang dibutuhkan oleh tanaman agar dapat tumbuh dengan baik dan memiliki kualitas tinggi.

Baca juga : Pengertian Dan Penjelasan Serta Jenis Metode Tanaman Hidroponik.

Tidak bisa dipungkiri menanam tanaman dengan menggunakan teknik Hidroponik belakangan ini sangat populer terutama di negara kita Indonesia ini. ada yang menanam atas dasar hobi saja dengan maksud untuk mengisi waktu - waktu senggang dan ada pula yang menamnya untuk tujuan lain, tujuan lain yang dimaksud yaitu kepentingan Komersil atau dipasarkan, sehingga selain menjadi hobi dapat juga menjadi sumber penghasilan yang cukup memuaskan. Apapun itu tergantung dari keinginan kita, toh pada dasarnya budidaya tanaman Hidroponik ini sama saja dengan budidaya tanaman dengan media tanah dilihat dari syarat hidup dan tumbuhnya tanaman tersebut.
5 Kebutuhan Dasar Tanaman Hidroponik
Kebutuhan dasar tanaman Hidroponik
Sebenarya ada beberapa hal yang bersifat umum dan mendasar sebelum bercocok tanam dengan metode Hidroponik ini, baik itu diterapkan di pekarangan rumah atau pot/polybag maupun di lahan khusus yang telah disediakan. Harapannya setelah kita mengetahui kebutuhan dasar apa saja yang dapat mempengaruhi tanaman Hidroponik entah itu tanaman yang layu, tidak mau tumbuh atau bahkan mati dan lebih parahnya lagi jika anda memproduksi tanaman Hidroponik ini dalam skala besar takutnya tidak dapat menutupi target penghasilan produksi yang ditargetkan. Akan tetapi itu dapat di antisipasi dengan mengetahui dan mengaplikasikan 5 kebutuhan dasar tanaman hidroponik.

Baiklah, secara umum ada 5 kebutuhan dasar yang harus terpenuhi jika ingin bercocok tanam dengan menggunakan Hidroponik, diantaranya :
  1. Air
  2. Cahaya 
  3. Oksigen
  4. Suhu yang Tepat
  5. dan Nutrisi Mineral
untuk penjelasan lebih lanjut mengenai ke 5 kebutuhan dasar tanaman Hidroponik dapat ditemui dibawah.

5 Kebutuhan Dasar Tanaman Hidroponik


      1. Air

Penggunaan air sangatlah berpengaruh pada budidaya tanaman Hidroponik pasalnya jika pemberian air tidak dilakukan secara tepat dapat mengakibatkan tumbuhan ataupun buah - buahan yang ditanam tidak tumbuh atau berkembang. Air dengan Alkanitas tinggi atau memiliki kadar garam berlebih dapat mengakibatkan terganggunya nutrisi yang diperoleh tanaman sehingga tidak dapat tumbuh atau lebih parahnya mati.

penggunaan air yang dianjurkan ialah air yang kadar garamnya tidak lebih dari  0,5 juta atau 320 ppm (bagian per juta), dikarenakan air yang memiliki kadar garam tinggi dapat menyebabkan ke tidak seimbangan nutsiri yang diperoleh tanaman Hidroponik. Apabila di daerah sekitar anda kualitas airnya buruk, bisa diatasi dengan memfilterasi atau pun mengaerasi air tersebut supaya kadar garamnya berkurang,

Apabila media tanam tidak diberi air yang memiliki  kualitasnya  baik dapat mengakibatkan media tanam tersebut kehilangan kelembapannya, sehingga bisa mengakibatkan akar tanaman Hidroponik kita mengering dan lama kelamaan mati. Meskipun misalnya media tanam sudah tergenangi air akan tetapi tetap butuh waktu lama agar tanaman tersebut dapat kembali seperi semula, dengan kata lain pertumbuhan tidak maksimal. Maka dari itu pemberian air yang baik dan secara teratur dan berskesinambungan adalah cara terbaik itu membuat tanaman Hidroponik kita tetap sehat. 

       2. Cahaya

Seperti yang kita semua ketahui bahwa semua yang hidup itu membutuhkan cahaya, tak terkecuali dengan tanaman, baik berupa buah-buahan, sayur - sayuran dan lain sebagainya yang membutuhkan sedikitnya 8 - 10 jam sinar matahari langsung setiap hari guna untuk tetap hidup dan memproduksi kualitas tanaman yang baik.

Tetapi ada juga tanaman yang tidak tahan dengan sinar matahari langsung, sehingga petumbuhan tanaman tersebut dapat terganggu, untuk mensiasati tanaman yang seperti ini baiknya diberi penghalang atau dilapisi dengan jaring maupun plastik bening.

Mengatur jarak antar tanaman juga cukup penting, pasalnya jika jarak antar tanaman tidak baik dapat mengakibatkan tanaman tersebut tidak mendapat cukup paparan sinar matahari, alangkah lebih baik jika jarak antar tanaman dibuat tidak terlalu rapat agar pertumbuhan jadi lebih maksimal.

Lantas bagaimana jika cuacanya tidak bersahabat atau selalu mendung? hal itu dapat disiati dengan meningkatkan ppm / EC larutan nutrisi Hidroponik.

      3. Oksigen 

Oksigen dalam bercocok tanam memiliki perananan penting yaitu untuk melaksanakan fungsi akar dalam menyerap zat hara dan air. Tanaman yang memanfaatkan air sebagai medianya akan cepat kekurangan oksigen, apalagi  suhu air meningkat hal itu akan langsung membuat kandungan oksigen yang terlarut dalam air cepat berkuras, sehingga akar tanaman jadi kering dan dapat mengakibatkan kematian. Tidak seperti tanaman yang ditanam dengan media tanah yang dapat dikatakan kebutuhan oksigennya sudah terpenuhi. Olehnya itu dibutuhkan campur tangan manusia guna untuk mengontrol kebutuhan oksigen tanaman. Yang paling sering dilakukan oleh manusia untuk mengontrol pasokan oksigen tanaman hidroponik adalah melalui gelombang udara dalam nutrisi. Akan tetapi untuk beberapa sistem Hidroponik seperti aeroponik, NTF System, dan sistem alir kontinu tidak diperlukan.

     4. Suhu Yang Tepat

Setiap tanaman memiliki suhu ideal untuk dapat tumbuh dengan maksimal, suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat mengakibatkan tanaman tersebut tidak berkembang. Pada dasarnya tanaman Hidroponik itu membutuhkan suhu sekitar 23 derajat sampai 26 derajat untuk dapat tumbuh maksimal. Untuk mengetahui suhu yang terdapat di sekitar anda bisa dengan membeli alat pengukur suhu yang sekarang harganya sudah lumayan murah.

    5. Nutrisi Mineral

Setiap tanaman pasti membutuhkan yang namanya mineral atau nutrisi yang dipasok melalui akar agar tetap hidup.

Pada dasarnya mineral sudah disediakan oleh tanah tempat kita menanam tetapi agar lebih efektif kita dapat menambahkan mineral jika dirasa tidak cukup, Seperti dengan menambahkan kompos, pupuk kandang, pupuk organik dan garam lainnya yang mengadung mineral dan tentunya pemberian mineral pada tanaman ini tidaklah boleh terlalu banyak atau sedikit.

Baca Juga : Pentingnya Unsur Hara atau Nutrisi Pada Tanaman Hidroponik.

Dalam metode hidroponik ada beberapa nutris mineral yang dibutuhkan, Nutrisi mineral yang dibutuhkan dalam jumlah besar contohnya Nitrogen, kalium, fosfor, magnesium, kalium dan solfor. sedangkan dalam jumlah kecil yaitu unsur Mikronutrien seperti besi, mangan dan klorin.

Demikian postingan kali ini mengenai 5 Kebutuhan Dasar Tanaman Hidroponik semoga bermanfaat sampai bertemu lagi di postingan selanjutnya.

Source image : pixabay.com