Pengertian dan Penjelasan Serta Jenis Metode Tanaman Hidroponik

A. Pengertian Hidroponik

Tanaman Hidroponik adalah tanaman yang ditanam bukan menggunakan media tanah melainkan dengan air, atau secara garis besarnya adalah cara membudidayakan tanaman dengan menggunakan air yang kemudian diperkaya dengan berbagai sumber nutrisi.
Pengertian dan Penjelasan Serta Jenis Metode tanaman Hidroponik
Gambar tanaman hidroponik

Hydro atau jika dibahasa indonesiakan adalah air. Air ini akan sangat erat kaitannya dengan bercocok tanam menggunakan  Hidroponik karena air adalah salah satu faktor yang berperan penting pada proses Hidroponik ini nantinya.

B. Penjelasan Hidroponik

Perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis tanaman yang tidak dapat ditanam menggunakan metode Hidroponik dan ada pula yang bisa. Contoh tanaman yang bisa yaitu tomat, melon, bayam dan lain sebagainya, dan untuk kedepannya kita akan membahas tanaman tersebut pada artikel selanjutnya.

Namun umumnya penanaman dengan menggunakan Teknik Hidroponik ini akan menghasilkan tanaman yang sehat dan tumbuh subur, dikarenakan  hidroponik ini tidak menggunakan pestisida atau herbisida yang akan merusak kesuburan tanaman.

Selain tanaman yang dihasilkan tidak kalah kualitasnya dengan tanaman yang ditanam dengan media tanah, Hidroponik ini juga ramah lingkungan, artinya kita tidak harus memiliki sepetak tanah atau lahan yang luas untuk mempraktekkannya melainkan cukup dengan ruangan kecil dirumah  yang dapat kita manfaatkan untuk hidroponik ini. Sebagian dari kita mungkin masih asing dengan Teknik Hidroponik ini namun ternyata sudah cukup banyak orang - orang yang mampu mempraktekkannya.

Hidroponik ini sangat cocok dibudidayakan oleh ibu-ibu rumahan atau yang senang berkebun tapi terkendala dengan lahan yang tidak memadai, pasalnya penggunaan Hidroponik ini sangat baik di Indonesia yang memilik iklam tropis, sehingga memungkinkan untuk mendapat tanaman berupa sayur maupun buah-buahan yang memiliki kualitas super.

Untuk memulai budidaya tanaman Hidroponik ini bisa dimulai dengan adanya ketertarikan kita pada hal tersebut atau juga bisa karna hobi, karena dengan hobi apa yang kita kerjakan akan terasa ringan dikarenakan kita menyukainya, sehingga tidak tertutup kemungkinan dengan mendalami budidaya tanaman hidroponik ini dapat menjadi peluang usaha yang memuaskan bagi diri kita.

Baca Juga : 5 Kebutuhan Dasar Tanaman Hidroponik.


C. Jenis Metode Penanaman tanaman Hidroponik

Setidaknya ada 3 metode yang dapat digunakan dalam Hidroponik ini diantaranya yaitu :

1. Hidroponik Kultur Agregat

Pengertian Teknik Hidroponik Kulter Agregat yaitu kita menanam tanaman menggunakan media padi, pasir, kerikil, sekam dan arang dan bahan-bahan lainnya yang tentunya sudah dikategorikan layak atau steril.

2. Hidroponik Kultur Air

Untuk teknik Hidroponik Kultur Air ini dapat dilakukan dengan meletakkan larutan hara mikro dan makro dibagian dasar wadah. dimana dimaksudkan agar sekiranya akar tanaman dapat menyentuh bagian dasar tersebut sehingga tanaman dapat memperoleh larutan nutrisi yang sehat dan baik yang berasal dari unsur hara dan makro tersebut.

3. Hidroponik Nutrient Film Technique

Teknik penanaman jenis ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan selokan sempit dan juga panjang, yang terbuat dari lempengan logam yang tipis dan anti karat, dengan maksud dan tujuan untuk dipakai dalam kurung waktu lama atau lebih dari sekali.

Setelah wadah sudah dapat kita penuhi, selanjutnya selokan akan diberi nutrisi khusus untuk airnya, sehingga dapat diserap tanaman yang ditanam supaya menjadi subur.

Lama kelamaan ketika tanaman yang ditanam sudah menunjukkan perkembangan akan muncul lapisan tipis atau istilah dalam hidroponiknya disebut film yang tumbuh disekitar area tanaman yang berfungsi sebagai makanan tanaman hidroponik tersebut. Dalam metode Hidroponik yang terakhir ini setidaknya terdapat 3 unsur yang harus diperhatikan, diantaranya :

  • Air
Air merupakan faktor yang sangat berpengaruh di budidaya tanaman hidroponik ini, kualitas air yang bersih dan steril tentunya akan menghasilkan tanaman yang berkualitas super.

  • Media Tanam
media tanam yang baik tentunya tidak telepas dari kelembapan dan adanya unsur hara yang terjaga demi kualitas tanaman, bukan hanya itu saja faktor penentu tanaman yang baik melainkan media tanam yang mempunyai drainase atau sistem pembuangan yang bagus dan terhindar dari zat berbahaya juga merupakan faktor penentu bagus tidaknya kualitas tanaman terebut.

  • Oksigen
Kadar oksigen tidak kalah penting juga dengan unsur air dan media tanam, untuk kadar oksigen sebaiknya dihindarkan dari kadar yang rendah karena jika oksigennya rendah dapat berdampak buruk atau layu dan kekurangan air sehingga kemungkinan bertahan hidup tanaman hidroponik sangat rendah.

  • Unsur Hara
Unsur inilah yang paling berperan penting dalam budidaya tanaman Hidroponik dikarenakan tanpa memberi nutrisi pada tanaman maka dapat mengakibatkannya cepat mati, alangkah lebih baik jika memberi nutrisi pada tanaman Hidroponik kita secara teratur dan berkesinambungan.

Baca juga : Pentingnya Unsur Hara atau Nutrisi Pada Tanaman Hidroponik.

Begitulah kira - kira pengertian, penjelasan serta jenis metode tanaman hidroponik ini yang dapat saya sampaikan, gimana anda tertarik? jika anda tertarik ikuti terus perkembangan blog ini, dan jika ada yang ingin disampaikan dapat melalui kolom komentar dibawah. Demikian.

Source image : pixabay.com