Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Racikan Sendiri

Membuat Nutrisi Hidroponik Racikan Sendiri tidaklah sesulit yang dibayangkan, pasalnya semua bahan dan alat yang dibutuhkan sangat mudah didapatkan dan banyak tersedia di toko pertanian. Meskipun sebenarnya tanpa kita repot - repot membuat racikan nutrisi hidroponik ini sendiri ternyata juga sudah banyak yang menjualnya dalam keadaan Siap pakai, tetapi apa salahnya jika kita mencoba membuat Racikan Nutrisi Hidroponik buatan kita sendiri, hitung - hitung untuk menghemat anggaran dan supaya wawasan semakin bertambah.

Lain halnya jika anda berniat untuk memilih jalan yang praktis anda dapat membeli nutrisi Hidroponik, contoh Nutrisi hidroponik yaitu AB mix.

Baca Juga : Kelebihan dan kekurangan bercocok tanam hidroponik.

Nutrisi Hidroponik ini sendiri memiliki peran penting dalam pertumbuhan tanaman, dikarenakan nutrisi hidroponik merupakan sumber utama makanan yang diserap tanaman Hidroponik. Ketika nutrisi hidroponik tidak tersedia maka tanaman akan kekurangan nutrisi yang dapat menghambat pertumbuhan dan lama - kelamaan mati.

Setiap tanaman memiliki kebutuhan unsur yang diperlukan, tidak terkecuali dengan tanaman Hidroponik, dimana tanaman hidroponik ini membutuhkan Unsur - unsur yang meliputi : Nitrogen, Kalium, Fosfor, Magnesium, Kalsium, Sulfur, Klor, Besi, Mangan, Seng, Molibdenum dan borong.

Tetapi menurut saya unsur yang paling berperan penting yaitu, Nitrogen, Kalium, dan Fosfor,
meskipun demikian unsur - unsur yang lain juga memiliki peranannya masing -  masing.

Baca Juga : Pentingnya unsur hara atau nutrisi pada tanaman hidroponik.

Sekarang kita kembali ke pokok pembahasan tentang Cara Praktis Membuat Nutrisi Hidroponik Racikan Sendiri, lantas bagaimana caranya ? Untuk caranya bisa anda temukan dibawah :


Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Racikan Sendiri

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Racikan Sendiri
Gambar Membuat Racikan Nutrisi Hidroponik Sendiri

Alat dan Bahan yang harus terpenuhi :

  1. Botol plastik air mineral ( bisa kecil bisa yang besar ),
  2. Ember atau wadah plastik atau sejenisnya,
  3. Selang Aerator transparan,
  4. Air yang terhindar dari bakteri alias air bersih,
  5. 30 Kg jerami,
  6. 1/2 karung bekatul,
  7. 100 gram gula merah,
  8. 50 ml bioaktivator dan,
  9. 1 karung kotoran ayam.

Itulah alat dan bahan yang diperlukan, dan saya anggap semuanya sudah terpenuhi, yang sekarang harus kita lakukan adalah lanjut ke cara membuat nutrisi hidroponiknya :


Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Racikan Sendiri :

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan melubangi tutup ember atau wadah lain yang berbahan plastik, dengan besar lubang sesuai diameter selang aerator yang dipakai.
  2. Next, campur jerami dan kotoran ayam serta bekatul hingga semua merata. Taruh hasil campuran tadi kedalam wadah plastik atu ember yang memiliki ukuran besar, ukuran yang disarankan ialah yang dapat menampung campuran hingga 100 liter supaya lebih mudah dan tidak tumpah - tumpah. Selain jerami kita juga bisa menggunakan daun sirsak atau daun dari jenis polong - polongan. Ketika nanti tumbuhan yang ditanam sudah memasuki fase generatif atau pembentukan buah, jerami atau dedaunan tersebut bisa diganti dengan sekam padi atau kulit buah.
  3. Tadi campuran sudah dimasukkan kedalam wadah penampung, maka selanjutnya tambahkan juga air pada wadah penampung tersebut, kira - kira perbandingannya (2 : 1), 2 untuk campuran tadi dan satu untuk air, aduk sampai semua bahan tercampur merata.
  4. Selanjutnya campur Bioaktivar tadi dan Gula merah kedalam air sebanyak 5 liter dan aduk hingga benar benar tercampur rata.
  5. setelah merata, campurkan dengan campuran jerami, kotoran ayam dan bekatul ke wadah plastik atau ember sebelumnya, kemudian tutup wadah dengan rapat.
  6. selanjutnya masukkan satu sisi selang aerator melalui lubang tutup ember tadi, langkah inilah yang paling penting!!! sangat diwajibkan agar tidak memberi celah udara masuk pada ember atau wadah plastik karena dapat berakibat fermentasi yang akan dilakukan nantinya gagal.
  7. Langkah selanjutnya yaitu penggunaan botol plastik, botol plastik diisi air hingga mencapai 3/4 bagian botol. kemudian sisi lain dari selang aerator dimasukkan ke dalam botol plastik, artinya selang aerator yang menjadi penghubung antara botol plastik dengan wadah atau ember plastik tempat menyimpan campuran. Fungsi dari selang aerator ini adalah untuk menghantarkan gas buangan dan menstabilkan suhu yang berasal dari wadah campuran menuju botol plastik.
  8. selanjutnya diamkan selama 7 - 10 hari.
  9. apabila sudah menunggu 7 - 10 hari dan ada bauh seperi tape yang tercium dari wadah tempat campuran tadi, maka proses fermentasi dapat dikatakan berhasil.
  10. Setelah berhasil, selanjutnya larutan hasil fermentasi disaring mengunakan saringan yang berbahan kain, susudah disaring maka larutan yang didapat sudah dapat dipakai dan ampas hasil penyaringan masih dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang padat. sedikit tambahan bahwa penggunaan pupuk organik cair sebanyak 1 liter bisa ditambahkan dengan makasimal hingga 99 liter air sehingga menjadi 100 liter.
Demikian penjelasan tentang Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Racikan Sendiri semoga dapat dipahami dan diaplikasikan. jika kurang jelas, silahkan berkomentar, salam...

Source image : belajarberkebun.com