Pentingnya Unsur Hara atau Nutrisi Pada Tanaman Hidroponik

A. Unsur Hara Atau Nutrisi Tanaman Hidroponik

Untuk menanam tanaman Hidroponik diperlukan media yang berfungsi sebagai penopang atau wadah tanaman serta sarana menyalurkan larutan air atau nutrisi. Akan tetapi Media tersebut tidak akan berguna tanpa adanya pemberian Unsur hara atau nutrisi ke tanaman Hidroponik tersebut, pemberian unsur hara atau nutrisi yang secara teratur dan berkesinambungan akan memberikan efek yang baik bagi pertumbuhan tanaman Hidroponik.

Baca Juga : 5 kebutuhan Dasar Tanaman Hidroponik.

Kebutuhan unsur hara atau nutrisi setiap tamanan itu berbeda beda menurut jenis tanaman dan tingkat pertumbuhannya. Unsur hara makro memiliki konsentrasi dalam larutan relatif tinggi, yang dimaksud unsur hara makro meliputi P, K, N, Ca, S, Mg, sedangkan unsur hara mikro hanya diperlukan dalam konsentrasi rendah, yang termasuk unsur hara mikro yaitu Zn, Mn, Fe, B, Cu, Mo dan Cl. Apabila larutan nutrisi pada tanaman dengan Ph 6.5 maka dapat dikatakan kondisi unsur haranya sudah tersedia.

Cara yang paling umum digunakan oleh manusia untuk membuat nutrisi Hidroponik yaitu dengan melarutkan garam pupuk dalam air. Ada berbagai jenis garam pupuk yang beredar di pasaran dan dapat kita pilih berdasarkan harga dan kelarutan garam pupuk tersebut.

Sementara larutan hidroponik yang paling umum digunakan sebagai nutrisi tanaman adalah AB Mix. AB mix atau "Zarity" adalah larutan hidroponik yang sering dipakai sebagai supplier hara baik makro maupun mikro untuk mendukung pertumbuhan tanaman yang lebih maksimal.

Pupuk Zarity ini terdiri dari 2 larutan, larutan pertama yaitu A mix yang mengandung Hara K, N, Fe, Ca dan larutan kedua yaitu B mix mengandung hara mikro dan hara p.


B. Peran Unsur Hara pada tanaman Hidroponik

Pentingnya Unsur Hara atau Nutrisi Pada Tanaman Hidroponik

Setelah kita mengetahui Unsur hara apa saja yang dibutuhkan tanaman Hidroponik sekarang kita akan membahas mengenai peranan Unsur - unsur hara tersebut. Tetapi saya tidak akan membahas semuanya dikarenakan menurut saya hanya 3 unsur hara makro yang berperan penting dan sangat vital yaitu Nitrogen (N), Fosfor (F) dan Kalium (K). Sedangkan peranan untuk unsur hara mikronya tidak akan di bahas pada postingan ini melainkan akan dibahas pada kesempatan mendatang. Baiklah silahkan simak pembahasan mengenai ke 3 unsur makro tersebut :

1. Nitrogen

Kebutuhan Nitrogen setiap tanaman itu mutlak harus ada, tak terkecuali dengan tanaman yang menggunakan metode Hidroponik, adapun beberapa fungsi Nitrogen terhadap tumbuhan yang dapat saya bagikan sebagai berikut :
  • merangsang pertumbuhan Vegetatif (Warna hijau)  contohnya adalah daun,
  • merangsang atau mendongkrak pertumbuhan tanaman secara keseluruhan,
  • nitrogen juga berfungsi sebagai asam amino dan protein tanaman dan merupakan bagian dari sel tanaman itu sendiri.
Perlu diketahui bahwa tanaman yang produknya berupa buah, penggunaan Unsur Hara Makro Nitrogen ini tidak begitu berpengaruh, akan tetapi akan sangat penting pada tanaman dengan produk berupa batang yang tumbuh pada masa vegetatif.

2. Kalium 

Adapun peranan kalium dalam tanaman meliputi :
  • memaksimalkan kualitas buah,
  • memperkuat bagian batang tanaman dan,
  • menambah ketahan terhadap hama penyakit dan kekeringan.
Secara garis besar unsur hara kalium adalah unsur hara yang digunakan untuk kekebalan tanaman terhadap penyakit sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa apapun jenis tanamannya unsur ini akan sangat bermanfaat.

3. Fosfor

Berikut Fungsi serta manfaat Unsur hara Makro Fosfor sebagai berikut :
  • merangsang pertumbuhan akar,
  • merangsang pembungaan dan pembuahan,
  • merangsang pembentukan biji,
  • sebagai pengangkutan hasil energi metabolisme tanaman,
  • memperbesar jaringan sel dan merangsang pembelahan sel tanaman.
Sama halnya dengan Unsur hara Nitrogen, unsur hara Fosfor ini fungsinya tidak terlalu signifikan pada tanaman yang produknya berupa buah - buahan, akan tetapi sangat signifikan jika produk dari tanaman tersebut berupa umbi atau akar seperti misalnya umbi- umbian.

Baca Juga : Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Racikan Sendiri.

C. Mengenali Gejala Kekurangan Unsur Hara Nitrogen (N), Kalium (K), dan Fosfor (F).


1. Kekurangan Unsur Hara Nitrogen (N).

Apabila tanaman kekurangan Unsur Nitrogen maka akan muncul gejala - gejala sebagai berikut :
  • pertumbuhan tanaman jadi lambat dan tidak maksimal,
  • warna daun jadi hijau kekuning - kuningan dan segera menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan,
  • buah yang dihasilkan jadi tidak baik, seringkali masak pada waktunya dan.
  • daun dipenuhi dengan serat karena menebalnya membran sel daun.
Jika hal seperti itu terjadi pada tanaman anda, maka yang harus dilakukan ialah gunakan pupuk yang mengandung unsur nitrogen yang sesuai, contohnya pupuk kandang urea (CO(NH2)2), Za (NH4(2SO4)), dan sejenisnya.

2. Kekurangan Unsur Hara Kalium (K)

Gejala kekurangan kalium baru akan tampak pada tanaman yang terbilang sudah cukup tua, dan berikut gejalanya :
  • daun daun jadi mengerut,
  • batang tanaman jadi lemah, sehingga mudah mati dan
  • buah yang dihasilkan tidak sempurna baik pada tanaman yang produksinya buah maupun pada tanaman yang produksinya umbi.

3. Kekurangan Unsur Hara Fosfor (F)

Berikut gejala yang sering ditemui jika kekurangan kalium :
  • terhambatnya pertumbuhan akar, batang maupun daun,
  • produksi tanaman baik berupa bunga, buah dan biji merosot dan
  • buah yang didapat sangat kecil hingga tak layak dipasarkan.
Apabila terjadi hal seperti itu gunakan pupuk yang mengandung unsur Fosfor yang baik, misalnya pupuk daun, pupuk kandang, pupuk KCL dan lain sebagainya.

Demikian pembahasan kali ini mengenai Pentingnya Unsur Hara atau Nutrisi Pada Tanaman Hidroponik saya berharap dengan mengetahui apa yang saya jelaskan diatas dapat menambah pengetahuan kita dalam bercocok tanam dengan Hidroponik.